Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, September 07, 2017

Penulisan Daftar Pustaka dan Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

Apakah anda mahasiswa dan saat ini mengerjakan tugas akhir? Mungkin artikel ini dapat membantu anda untuk menyusun sumber-sumber yang telah anda kutip. Biasanya tugas akhir misalnya skripsi, thesis, atau disertasi diwajibkan untuk mencantumkan sumber kutipan atau biasa disebut dengan daftar pustaka.


Daftar pustaka adalah serangkaian tulisan yang biasanya terdapat di akhir bagian makalah atau tugas akhir. Pada dasarnya daftar pustaka ini terdiri atas nama penulis, judul karya atau tulisan, tahun terbit, lokasi terbit, dan penerbit. Setiap penulisan daftar pustaka memiliki aturan kepenulisan yang baku namun tidak terikat karena setiap sumber memiliki aturan yang berbeda. Aturan tersebut antara lain:

· Urutan abjad dimulai dari abjad pertama (A) hingga abjad terakhir (Z);

· Susunannya tidak menggunakan angka;

· Jarak pada tiap sumber satu dengan yang lain biasanya menggunakan spasi.

Namun biasanya setiap tingkat akademik atau universitas memiliki kebijakan masing-masing dalam sistem kepenulisan daftar pustaka tersebut. Terdapat univeritas yang memiliki buku terbitan khusus mengenai tatacara kepenulisan karya ilmiah dimana sistem kepenulisan daftar pustaka masuk kedalamnya. Hal tersebut berfungsi untuk memberikan panduan bagi para mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir agar tugas akhirnya valid, dapat dipertanggung jawabkan dan terhindar dari perilaku plagiasi atau menjiplak hasil karya orang lain.

Tujuan dalam menulis daftar pustaka


Beberapa tujuan dalam menulis daftar pustaka yakni sebagai berikut.

· Daftar pustaka menunjukkan ciri khas dari penulisan karya ilmiah yang sah. Mengapa? Karena dengan adanya daftar pustaka maka kecil kemungkinan penulis terhindar dari tuduhan plagiasi.

· Rujukan terkait dari manakah sumber tulisan tersebut.

· Memberikan penghargaan bagi penulis sumber bacaan tersebut, sehingga mereka merasa dihargai akan hasil karya tulisnya.

· Membuat pembaca percaya akan keaslian bacaan tersebut

· Kepuasan batin bagi penulis karya ilmiah karena karyanya dapat dipertanggungjawabkan.

· Membantu pembaca mencari sumber atau bahan bacaan aslinya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan daftar pustaka 

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan daftar pustaka yakni sebagai berikut.

· Nama penulis, diletakkan dibagian depan, boleh disingkat. Apabila terdapat banyak penulis yang menulis karya tersebut, maka cukup ditulis 3 penulis saja, yang lainnya ditulis dengan singkatan dkk atau et al;

· Tahun terbit. Maksudnya tahun berapa karya tersebut terbit. Biasanya tahun terbit yang diakui yakni 10 tahun sebelum karya yang anda buat. Misalnya anda menulis karya pada tahun 2017, maka sumber yang paling relevan yakni maksimal tahun 2007, selebihnya dari itu misalnya tahun 2006 ke bawah, tidak diperbolehkan.

· Judul buku atau karya. Biasanya judul buku ini ditulis dengan menggunakan italic atau cetak miring.

· Tempat terbit yakni dimanakah karya itu diterbitkan.

· Dan yang terakhir yakni nama penerbit. Maksudnya yakni siapakah yang menerbitkan karya itu.


Baca: Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

Penyusunan Penulisan daftar pustaka di Microsoft Word

Apabila anda merasa kesusahan untuk mengurutkan abjad, terdapat tool dalam software Microsoft Word yakni “sort”, caranya anda cukup blok atau “Ctrl+ A” lalu klik “sort”, maka secara otomatis tulisan anda akan terurut sesuai abjad. Daftar pustaka dianggap penting karena itu adalah bentuk apresiasi dari penulis karya ilmiah yang baru terhadap penulis karya ilmiah yang lama. Selain itu penulisan daftar pustaka juga ditujukan agar tidak terdapat kegiatan plagiasi atau menjiplak suatu karya orang lain.

Baca : Cara Penulisan Daftar Pustaka Dari Sumber Internet

Namun dalam beberapa kurun waktu terakhir sudah mulai bermunculan software yang berfungsi untuk melihat apakah penulis melakukan plagiasi atau tidak. Dengan adanya software tersebut diharapkan penulis di masa yang akan datang memang benar-benar menulis karyanya tersebut secara original, selain menguntungkan bagi penulis itu sendiri, namun juga bermanfaat bagi pembaca karena bentuk tulisan yang dibuat dapat dipertanggungjawabkan.

Anda juga bisa baca:

Senin, September 04, 2017

5 Tips Menyusun Proposal Penelitian yang Baik dan Benar

Bagi sebagian mahasiswa, membuat proposal penelitian merupakan hal tersulit yang harus dilakukan. Hal ini rasanya dialami bagi mereka yang tidak mengerti maksud proposal penelitian sehingga tidak bisa membuat proposal penelitian yang baik dan benar. Menyusun proposal penelitian tidak hanya sekedar menyusun bagaiamana penelitian tersebut berjalan dan bagaimana hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut. 

proposal penelitian


Penelitian yang baik adalah penelitian dengan perlakuan terarah serta menyesuaikan tindakan dengan posisi dan fungsi masing-masing. Setiap peneliti biasanya memiliki gaya penelitian yang berbeda, begitu juga jika anda adalah seorang mahasiswa, sehingga penting untuk menyesuaikan pembawaan anda terhadap penelitian yang anda susun. Berikut adalah cara untuk menyusun proposal penelitian yang baik dan benar :

1. Pemilihan Topik Penelitian

Sebelum menyusun proposal penelitian, seorang peneliti pasti menentukan topik yang akan dibahas terlebih dahulu. Topik yang dipilih usahakan diolah menjadi bahan penyusunan yang menarik juga penting. Menarik saja tidak cukup karena proposal penelitian beda dengan makalah biasa, oleh karena itu penelitian yang dilakukan nantinya haruslah memiliki manfaat bagi masyarakat pada umumnya. Topik dibuat dengan muatan informasi-informasi penting bagi reviewer. Biasanya topik mudah didapat dengan melihat kondisi sekitar atau isu-isu sosial yang saat ini sedang hangat dibicarakan. Namun, anda bisa juga membuat topik yang berkaitan dengan kejadian masa lampau karena akan memudahkan anda mencari sumber berita terkait ataupun ulasan resmi dari kejadian tersebut.

Baca juga: Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

2. Penamaan Judul

Dalam pemberian judul sebaiknya judul diberikan untuk mencerminkan secara keseluruhan kegiatan penelitian yang anda lakukan. Judul yang dibuat harus jelas maksudnya dan menarik minat pembaca penelitian. Judul yang baik akan memberikan motivasi tersendiri bagi peneliti lainnya serta nyata atau masuk akal untuk dilakukan peniliti lain. Praktis dan efisiensi kata juga menjadi pertimbangan dalam pembuatan judul proposal. Hindari juga ‘mencotek’ judul penelitian lain karena dalam karya ilmiah, plagiarism keras dilarang. Tetapi jika memang harus menggunakan judul penelitian yang sudah ada, sebaiknya kembangkan judul agar tidak sama dan buat lebih spesifik.

3. Pemilihan Kajian Literatur

Dalam penyusunan proposal penelitian, seorang peneliti wajib mencantumkan literature-literatur yang memang sudah terbukti kebenarannya serta yang paling terbaru. Biasanya literature yang baik untuk digunakan adalah yang memliki waktu publish sekitar 5-10 tahun belakang. Untuk memilih literatur, anda harus rajin berkunjung perpustakaan serta banyak mencari e-journal terpercaya. Dalam pemilihan literature juga harus disesuaikan dengan topik penelitian agar tetap pada ‘jalurnya’.

4. Metode untuk Menjawab Permasalahan Penelitian

Inilah yang menjadi tujuan utama dalam pembuatan proposal penelitian, yaitu semua metode yang digunakan dalam penyusunan proposal haruslah mampu menjawab permasalahan yang dibawa dalam topik. Jangan sampai penelitian yang anda buat hanya membicarakan topik tanpa arah. Metode yang biasa digunakan bisa menggunakan metode kualitatif dan bisa juga menggunakan metode kuantitatif. Namun, jika anda menginginkan pembahasan penelitian anda lebih luas, anda bisa menggunakan metode kuantitatif karena dengan metode ini lebih mudah bagi anda dalam mengembangkan kesimpulan agar dapat dibuat semenarik mungkin.

Baca Juga Penulisan Catatan Kaki Yang Baik dan Benar

5. Format Penulisan Harus Benar

Hal ini terkadang tidak menjadi perhatian tersendiri bagi para peneliti. Sekalipun proposal penelitian yang anda buat sudah sangat bagus dan menarik, namun tidak akan bernilai apapun ketika format penulisan proposal anda berantakan. Perhatikan format penulisan yang benar karena setiap instansi memiliki style yang berbeda-beda. Hindari juga kesalahan pengetikan pada proposal penelitian anda karena pada beberapa kasus, hal ini bisa menjadi masalah yang fatal.

Itulah 5 tips menyusun proposal penelitian yang baik dan benar untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas, semoga bermanfaat.

Baca juga: Contoh Proposal Skripsi Buat Anda Ingin Selesaikan Tugas Akhir

Minggu, Agustus 07, 2016

Cara Penulisan Daftar Pustaka Dari Sumber Internet

Di zaman serba digital ini, banyak referensi informasi bersumber dari internet. Selain buku, internet kini menjadi bank data yang bisa diakses kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja dengan mudah menampilkan apa yang ingin kita cari, apalagi menyangkut informasi penelitian yang bisa kita jadikan sumber referensi kita dalam menulis karya ilmiah. Referensi dari internet juga harus kita cantumkan di dalam penulisan daftar pustaka dalam sebuah karya ilmiah karena ini juga menyangkut karya orang lain yang kita kutip dan kita jadikan referensi dalam sebuah penelitian atau karya ilmiah.

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Referensi Internet

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Referensi Internet

Dalam menulis sebuah karya tulis ilmiah baik itu berupa karya ilmiah, skripsi, tesis, disertasi ataupun karya ilmiah yang terpublikasi tentu membutuhkan daftar pustaka di halam akhir dari sebuah karya ilmiah tersebut, penulisan daftar pustaka ini akan memberikan manfaat bagi pembaca atau peneliti yang membaca hasil karya ilmiah untuk menindak lanjuti karya ilmiah Anda dengan melihat sumber referensi yang Anda ambil dari berbabagi referensi begitu juga dengan referensi online yang Anda kutip dari internet.

Baca juga:

Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal, Koran dan Majalah

Sumber Referensi dari Internet


Penulisan daftar pustaka yang bersumber dari internet ini bisa dibagi menjadi 5 bagian referensi, dan referensi tersebut adalah;


  1. Ensikopedia Online
  2. Majalah Online
  3. Surat Kabar Online
  4. Internet dan 
  5. Email

Bagaimana Menulis Daftar Pustaka Dari Sumber Referensi Online

Dari 5 Sumber referensi online tersebut, Anda bisa memilih dari mana sumber informasi Anda peroleh di Internet. Apakah dari ensiklopedia online, Majalah, surat kabar, internet atau dari email.

Untuk menjelaskan satu demi satu 5 referensi tersebut, Anda bisa ikuti penulisan sumber referensi dari sumber internet yang harus Anda tulis dalam daftar pustaka karya ilmiah Anda sebagai tanggung jawab moral atas hak kekayaan intelektual seseorang.

1. Enskiklopedia Online
Kini banyak informasi ensiklopedia online yang menawarkan informasi update mengenai berbagai disiplin ilmu yang bisa Anda kutip atau ambil sebagai teori penelitian Anda. Dan untuk menulis daftar pustaka dari sumber ensiklopedia online sebagai berikut;

Contoh;

Nama Pengarang, Nama Judul, Nama Ensiklopedia. Tahun Publikasi, Penerbit .Tanggal Akses dan Tahun < Copy URL atau Link Sumber>


Duiker, William J. "Ho Chi Minh." Encarta Online Encyclopedia. 2005. Microsoft. 10 Oct. 2005
        .


2. dan 3 Majalah Online dan Surat Kabar Online
Untuk kedua dan ketiga sama, bisa digabungkan untuk penulisan daftar pustaka dari koran dan majalah online.

Contoh;
Judul. Nama Majalah atau Surat Kabar Online, Tanggal Publiikasi. Tanggal Akses< Copy URL atau Link Sumber

"Childcare Industry 'Should Welcome Men', " BBC News Online: Education.7 June 2003. 
        10 Oct. 2005 .

4. Internet
Jika referensi Anda ambil dari internet misalnya dari sebuah blog, website Anda bisa mencantumkan URL website tersebut, biasanya sumber dari website atau blog tersebut kadang nama pengarang ada dan kadang juga tidak tersedia nama pengarang, untuk itu begini penulisannya.

Sumber artikel atau informasi dari Internet dengan Nama Pengarang

Ward, C 2004, Australian bush fires burn on, Disaster Relief, 10 January 2005, .

Sumber artikel atau informasi dari Internet dengan Tanpa Nama Pengarang

‘Space flight’ 2003, National Aeronautics and Space Administration, viewed 29 December 2007, .

5 Email
Jika informasi itu diperoleh dari email, maka penulisan daftar pustakanya seperti ini;

Nama Pengirim, Tahun, email, Tanggal email,

 Monk, L 2004, email, 14 May, .

Inti pokok dalam penulisan daftar pustaka yang bersumber dari internet adalah, URL atau link akses informasi tersebut harus dicantumkan, begitu juga dengan tanggal akses, Judul, dan nama publisher yang menerbitkan informasi tersebut. Nama pengarang jika tersedia, dan pada intinya sangatlah mudah dalam penulisan Daftar Pustaka dari Referensi Internet

Begitulah penulisan daftar pustaka yang referensi nya diperoleh dari internet. Semoga informasi ini bermanfaat untuk menyelesaikan penelitian atau karya ilmiah Anda, silakan dibagikan jika memang ini penting dan bermanfaat.

Referensi;