Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Knowledge. Tampilkan semua postingan

Kamis, November 20, 2014

Tes IQ: 10 Cara Meningkatkan Angka Kecerdasan

Tes IQ atau Tes Intelegent quotient adalah untuk mengetahui tingkat kecerdasan seseorang dalam bentuk Angka. Banyak cara melakukan tes IQ agar mampu menghasilkan angka kecerdasan IQ yang tinggi. Namun semua butuh latihan. Untuk meningkatkan IQ melalui test IQ Anda bisa mengikuti 10 Cara Meningkatkan Angka Kecerdasan atau yang disebut IQ ini. Cara ini memang sangat sederhana namun perlu komitmen Anda agar disiplin dalam mengikuti cara-cara meningkatkan IQ atau angka kecerdasan. Berikut ulasan 10 Cara Meningkatkan Angka Kecerdasan IQ yang dibahas imuzcorner yang dihimpun eksklusif dari beberapa sumber.


Tes IQ: 10 Cara Meningkatkan Angka Kecerdasan


10 Cara Meningkatkan IQ

1. Banyak Membaca
Pendidikan mempunyai peran besar dalam berkontribusi terhadap IQ Anda, luangkan waktu Anda untuk lebih banyak membaca tentang pengetahuan, matematika, fisika dan ilmu lain untuk meningkatkan wawasan Anda. 

2. Bermain Game yang Mengandung Problem Solving
Banyak game yang menantang yang memiliki tantangan pemecahan masalah seperti bermain catur, bermain scrable, teka teki silang dan masih banyak lagi. 

3. Belajar Terus Mengenai Hal-hal Baru
Banyak belajar mengenai hal-hal baru, semakin banyak hal-hal baru yang kita pelajari tentu pengetahuan semakin bertambah dan kecerdasan otak meningkat. 

4. Meditasi
Meditasi mampu mengurangi tekanan dari stress dan memperbaiki mood, karena disaat meditasi aliran darah ke otak semakin lancar jadi mampu menghasilkan kesabaran, relaksasi, konsentrasi dan daya ingat. Dengan meditasi tentu mampu meningkatkan kecerdasan IQ Anda.

5. Olahraga Teratur
Sempatkan diri setiap hari berolah raga, baik olah raga seperti Senam, aerobik atau pun jogging, sederhana namun mampu meningkatkan kecerdasan emosional dan otak.

6. Hindari Makanan Berlemak dan Mengandung Gula
Makanan berlemak akan mampu membuat Anda malas dan begitu juga dengan gula mampu mengurangi konsentrasi. 

7. Menghindari Obat-Obatan Kimia secara berlebihan
Jika ingin hasil tes IQ meningkat maka janga meminum obat-obatan terus menerus yang berbahaya pada tubuh dan menurunkan konsentrasi otak.

8. Tidur disaat Otak Lelah Bekerja
Jika otak Anda bekerja sudah lelah maka butuh istirahat, dan salah satu cara istirahat untuk otak adalah tidur disaat otak lelah, agar mampu refresh kembali.

9. Sarapan Pagi dengan Banyak protein
Breakfast atau sarapan pagi mampu meningkatkan konsentrasi, begitu juga dengan protein yang kita konsumsi akan mampu memberikan nutrisi kepada otak agar lebih  pintar.

10. Lakukan Tes IQ berulang-ulang kali. 
Anda tidak akan pernah tahu angka kecerdasan Anda jika Anda tidak pernah melakukan test IQ, maka sebaiknya lakukan tes IQ dengan cepat dan lakukan berulang-ulang kali. Kini banyak tersedia test IQ online yang bisa memfasilitasi Anda akan test IQ. Jika hasil Test IQ masih rendah maka Anda akan tahu kecerdasan Anda, dan mau memperbaiki diri untuk meningkatkan kecerdasan IQ Anda.

Kecerdasan itu perlu diasah untuk mampu menghasilkan kecerdasan sesungguhnya, dan 10 Cara ini bisa Anda ikuti untuk meningkatkan Angka Kecerdasan Anda. Test IQ adalah salah satu cara untuk mengetahui seberapa cerdas Anda dalam angka. 

Jumat, November 22, 2013

Dibalik Cerita-Cerita Sang Penerjemah

translationSelalu ada yang menarik dibalik cerita cerita para professional yang menceritakan profesinya, bisa menjadi cerita yang inspiratif, bisa juga menjadi cerita yang kadang membuat kita tertantang. Cerita dibalik para penerjemah ini saya bagian kepada Anda.

Dulu sekitar tahun 2007, Mr. Hendro Dosen Pembimbing saya waktu membuat penelitian skripsi saya tentang pragmatic dan penerjemahan audio visual mengatakan “JANGAN JADI PENERJEMAH, JADILAH GURU PENERJEMAHAN” lantas saya bertanya kenapa?? Bukan kan penerjemah itu empunyai income yang lumayan?? Lalu beliau menjelaskan “Dulu senior penerjemah saya di RCTI, senior penerjemah Audio visual saya mengatakan, “JANGAN JADI PENERJEMAH MENDING JADI GURU PENERJEMAHAN” lalu saya menjelakan lagi sama kamu'”, sambil tertawa,…lantas beliau terus menjelaskan, “Karena profesi penerjemah hanya memintarkan (membuat pintar penerjemah itu sendiri) coba dibandingkan dengan guru atau dosen penerjemahan kamu akan menciptakan translator-translator yang baru saya pun mengangguk-angguk…dan beliau juga menjelaskan “Waktu itu saya masih muda, saat senior nya mengatakan begitu, karena masih muda dan masih punya idealis yang tinggi dan saat itulah saya memutuskan untuk  menjadi dosen sekarang” dengan senyumnya Dosen Telaah Drama Inggris sekaligus Vice-Dean of Student Affairs di Universitas Gunadarma itu menjelaskan kepada saya sambil melihat-melihat page per page halaman skripsi saya. Dan siang itu, setelah 1 jam ngobrol dan mereview skripsi saya beliau pun harus meniggalkan saya karena masih ada jadual ngajarnya di kelas Sastra yang lain. I’m Proud of  him. Thanks Mr. Hendro, my Thesis Successfully done. :-) Lihat Skripsi Tentang Penerjemahan Film saya di Perpustakaan Universitas Gunadarma.

Waktu itu saya belum terpikiran untuk menanyakan kepada Mr. Hendro “Bagaimana kalau seorang translator dan berbagi ilmunya melalui media yang bernama blog? Seperti yang dilakukan oleh Online Buddy saya Femmy di blog multiply.  Femmy adalah seorang Professional translator yang banyak dari karya-karya penerjemahannya diterbitkan di toko-toko buku yang tersebar diseluruh Indonesia. Waktu itu saya juga menanyakan beberapa pertanyaan seputar Penerjemahan, penerjemah yang merupakan profesinya.

Dan langsung beliau memposting bagaimana cara merintis karir jadi penerjemah lepas, dan e-mail yang saya tanyakan pun beliau balas. Katanya jadi penerjemah itu sangat menjanjikan, tapi jadilah penerjemah untuk lembaga atau perusahaan asing dibayar lebih mahal. kalo penerbit lokal siy lumayan, dan dia tidak mau menyebutkan berapa income yang dia dapat dari 250-300 halaman perbulan, itu tergantung dari penerbitnya.

Dan jelasnya inilah jawaban Teh Femmy tentang jawaban yang saya tanyakan; seperti inteview begitulah kepada seorang praktisi dan penerjemah profesional tahun 2007 lalu;

Wa'alaikum salam, Mushallin,
Salam kenal! Aku coba jawab pertanyaanmu satu per satu ya...
* Kalau secara pendidikan formal, aku nggak punya latar belakang yang berkaitan dengan penerjemahan. Dulu aku kuliah di teknik kimia. Tapi ibuku seorang editor di penerbit, dan beliaulah yang memperkenalkan saya ke bidang ini. Saya rasa, untuk menjadi penerjemah, kita tidak perlu latar belakang tertentu. Asal memang mampu, kita bisa menjadi penerjemah.
* Biasanya aku menerjemahkan novel 250-300 halaman dalam sebulan. Jadi mungkin kalau 80 halaman itu, seminggu selesai ya? Karena kebanyakan novel memang tebalnya 250-300 halaman, saya (normalnya) bisa menyelesaikan satu novel per bulan.
* Honor biasanya dihitung dari jumlah halaman terjemahan, dengan setup halaman dan huruf yang disepakati dengan penerbit. Honor per halamannya juga bervariasi, tergantung penerbitnya.
* Soal kata yang tidak dikenal, yang paling sering sih dicari ke kamus yah. Kalau tidak ada di kamus, bisa dicari ke internet. Saya biasanya membuat Notebook sendiri untuk setiap proyek penerjemahan novel, seperti misalnya
di sini. Kalau di internet tidak ketemu juga, bisa tanya ke rekan-rekan penerjemah di milis Bahtera, milis khusus penerjemah dari dan ke bahasa Indonesia.
* Kesulitan penerjemahan yang saya hadapi terutama di gaya bahasa dan dialek. Kadang bingung juga, bagaimana mengungkapkan gaya bahasa orang kulit hitam tak berpendidikan, atau gaya bahasa abad 19, ke dalam bahasa Indonesia.
* Untuk software penerjemahan, sejauh ini saya pernah memakai Trados dan SDLX.
* Rasa jenuh memang kadang muncul. Akhir-akhir ini saya perhatikan, rasa ini biasanya muncul jika saya menyunting terjemahan orang lain. Mungkin karena saya jadinya tidak bisa menggunakan gaya terjemahan sendiri.
* Soal tenggat, tergantung penerbitnya juga. Ada yang memberi waktu 1-2 bulan untuk satu novel, ada juga yang tidak memberikan tenggat pasti.
* Saya kira profesi penerjemah ini cukup menjanjikan, apalagi kalau kita bisa meluaskan jaringan ke luar negeri. Profesi ini sangat layak untuk dicoba.
Oke, semoga jawabannya membantu. Kalau ada yang mau ditanyakan lagi, atau perlu diperjelas, silakan tanya lagi ya.
wassalam,
femmy.


Sangat jarang seorang penerjemah professional yang sharing mengenai profesi yang mereka geluti. Femmy adalah seseorang yang masih terus berbagi mengenai projectnya, pengalamannya dan ilmu-ilmunya di blog Multiplynya. Intinya penerjemah translator adalah manusia-manusia yang sangat punya andil dalam perubahan dan kemajuan dunia. Mungkin  itulah sedikit Cerita-cerita Sang Penerjemah yang inspiratif
Thanks Teh Femmy for your sharing!

Dari dua cerita penerjemah diatas, (Mr. Hendro penerjemah yang kini menjadi dosen dan Teh Femmy menjadi professional translator) kesimpulan apa yang bisa Anda ambil?? Silakan berkomentar!

Kamis, November 14, 2013

IT Term, Bisakah semua istilah diterjemahkan?

IT Term Menarik memang membahas mengenai istilah internet atau komputer yang diterjemahkan kedalam beberapa bahasa di dunia. Bayangkan kalau istilah internet diterjemahkan kedalam bahasa daerah kamu?? :-). soalnya google juga sudah lama menggunakan bahasa Jawa, bagaimana kalau bahasa Aceh, Sunda or Betawi..Luchu kali ye…

IT Term (Istilah IT)

Minggu lalu saya menerjemahkan sebuah ebook mengenai internet marketing, banyak istilah-istilah (term) Internet sangat sulit diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Sebenarnya bukan sulit dari sisi menerjemahkannya, tetapi sulit untuk memilh padanan kata yang cocok untuk term tersebut, lihat saja kata Landing page, desktop atau sinkatan URL dan RSS sama sekali tidak ada padanan kata yang cocok kedalam bahasa. Berbeda dengan kata-kata wireless=nirkabel, copy=salin, atau link=tautan, Browser = Peramban Web mungkin sudah familiar dan istilah tersebut selain sudah meng-Indonesia juga ada makna didalam bahasa Indonesia dan dapat diterima. Banyak juga istilah Internet atau komputer yang bila diterjemahkan akan bermakna kabur karena budaya dan sejarah internet yang berlainan.

Internet adalah teknologi baru yang akan terus menciptakan kata atau istilah-istilah baru yang sebelumnya tidak pernah kita kenal didalam linguistik atau Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ini masalah budaya, bahkan Google sendiri pun yang telah mempunyai situs yang tersedia berbagai bahasa termasuk bahasa jawa, walaupun masih janggal atau terdengar asing tatkala istilah tersebut diterjemahkan kedalam versi bahasa sasaran atau Google translate yang telah mengentri istilah-istilah internet ke berbagai versi bahasa. Terkadang terkesan  istilah tersebut terlalu dipaksakan kedalam bahasa sasaran.

Kalau ditanya bisakah IT Term diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, menurut saya siy tergantung dari penerjemah itu sendiri, salah satu cara adalah dengan penerjemahan langsung mungkin lebih bisa dipahami karena istilah tersebut akan bermakana kabur dari makna aslinya bisa diterjemahkan, atau dengan membuat istilah baru dalam bahasa sasaran dan hal takutnya tidak diterima oleh reader karena tidak terbiasa dengan istilah tersebut.

Menurut saya tidak semua istilah internet maupun komputer  bisa diterjemahkan kedalam bahasa sasaran ada juga istilah tersebut harus sesuai dengan bahasa aslinya yaitu bahasa Inggris sebagai  world official language. Mungkin kita juga harus familiar dengan istilah internet agar penerjemah tidak bingung lagi saat menerjemahkan istilah-istilah IT yang kadang awkward bila di terjemahkan, kadang juga membingungkan saat penerjemah menerjemahkan kata-kata seperti server = peladen, broadband = pita lebar, jalur lebar, plug and play = Colok dan main, atau Singkatan URL atau Uniform Resource Locator (diterjemahkan: Pelokasi Sumber Daya Seragam) mungkin kebanyakan target or reader-nya kurang setuju bila diterjemahkan. So bgaimana dengan Anda?? seberapa familiar istilah-istilah internet yang Anda ketahui. If you think this useful, please give a comment here..:-)

Minggu, Agustus 22, 2010

Transfer Internasional


image Ada empat jenis transfer internasional yang tersedia bagi pelanggan yang mempunyai rekening pribadi – transfer telegraph, surat wesel bank, transfer tunai cepat and surat transfer. Transfer tunai cepat hanya mungkin dilakukan ketika bank pengirim mempunyai jaringan dengan bank penerima. Surat transfer merupakan pengiriman yang cepat karena bank sekarang menggunakan pelayanan Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication SWIFT dimana bisa dilakukan dengan memasukkan sejumlah angka dari pengiriman uang terendah dalam satu pengiriman SWIFT.

Dulu, transfer telegraph merupakan metode pengiriman uang tercepat dari suatu negara ke negara lain – dan yang paling mahal. Jika bank pengirim dan bank penerima merupakan bank yang mempunyai koresponden dan mempunyai rekening satu sama lain, ini adalah persoalan yang mudah bagi mereka untuk mengatur rekening tersebut. Sebaliknya bank lain yang mempunyai satu koresponden yang dipakai dapat melakukan transfer seperti sebuah bank perantara antara bank pengirim dan bank penerima.
Suatu cara yang lebih murah namun sedikit lambat bagi pelanggan dalam pengiriman uang adalah membeli surat wesel bank dan mengalamatkan kepada seseorang atau bank pada bagian tujuan surat wesel. Surat wesel bank merupakan cek sederhana yang dikeluarkan oleh pihak bank ditarik oleh bank itu sendiri atau oleh bank koresponden di negara yang lain. ini lebih baik dari pada cek pribadi karena cek pribadi mempunyai pengembalian dari bank yang bersangkutan atau yang mengeluarkan. Cek pribadi dapat juga ditulis untuk membayar sebuah nama rekening pada sebuah bank khusus untuk memberikan keamanan yang pasti.
Bank Royal Skotlandia dan Bank Santander telah melakukan cara ini dalam menghubungkan merka satu sama lain melalui komputer. Ini memudahkan mereka untuk menawarkan transfer tunai cepat antara Inggris dan Spanyol.
Mau Buat akun Paypal sebagai cara pembayaran Online, Buat Disini

Selasa, Maret 16, 2010

Download Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kamus Bahasa Indonesia

Sudah lama saya ingin membeli Kamus Bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai kamus resmi bahasa Indonesia yang menjadi Acuan bahasa Indonesia yang baku.  Dan belum pernah kesampaian dan ternyata Versi ebooknya sudah ada, dan lumayan bisa menghemat sekitar 300 ribu rupiah dari versi cetaknya yang ada di toko-toko buku. Kalau mau download,  silahkan Download Kamus Bahasa Indonesia DISINI.
Kamus Besar Bahasa Indonesia

Sejarah Singkat Penerbitan kamus Besar Bahasa Indonesia

Kamus Besar terbitan Balai Pustaka ini telah mengalami beberapa kali penerbitan, menurut sejarahnya dari sumber wikipedia ada beberapa edisi penerbitan;
  • Edisi pertama: 1988
Edisi pertama adalah hasil pengembangan dari Kamus Bahasa Indonesia yang terbit pada tahun 1983. Kamus ini baru memuat 63 ribu lema.
  • Edisi kedua: 1991
Edisi kedua adalah revisi dengan edisi pertama dan memuat 73 ribu lema.
  • Edisi ketiga: 2005
Edisi ketiga memuat 78 ribu lema. Menurut Dr. Dendy Sugono, Kepala Pusat Bahasa, kamus ketiga ini masih terasa banyak sekali kosakata yang belum masuk. Tetapi harap diingat bahwa KBBI adalah Kamus Umum berisi kosakata umum, sehingga dalam kamus tidak termasuk berbagai istilah. Untuk penggunaan kamus bidang ilmu tertentu Pusat Bahasa juga memiliki Kamus Istilah.
  • Edisi keempat: 2008
Edisi keempat memuat lebih dari 90 ribu lema dan sublema.

Download Kamus Bahasa Indonesia KBBI

Kamus yang berjumlah lebih seribu halaman ini menjadi acuan bahasa Indonesia, dan sekedar berbagi saja kamus setebal itu sudah ada versi digitalnya. Buat para praktisi bidang bahasa, para pengajar, peneliti, penerjemah, yang belum memilikinya bisa didownload sebagai acuan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tapi ada yang kurang lengkap juga, tapi maklumlah namanya juga gratisan… Semoga Bermanfaat!
Download KBBI, PDF Version, 8920 KB